cara mengatasi kebiasaan buruk bagi mahasiswa stikes sehati

Mengatasi kebiasaan buruk bagi mahasiswa di STIKes Sehati atau perguruan tinggi kesehatan lainnya memerlukan pendekatan yang spesifik dan sesuai dengan tuntutan akademik serta kesejahteraan pribadi. Mengingat mahasiswa di bidang kesehatan sering menghadapi tantangan yang berkaitan dengan akademik yang ketat, tekanan emosional, serta kebiasaan sehari-hari yang dapat mempengaruhi kesejahteraan, berikut adalah beberapa cara yang dapat membantu mereka mengatasi kebiasaan buruk:

1. Meningkatkan Kesadaran Diri

  • Identifikasi Kebiasaan Buruk: Langkah pertama adalah mengenali kebiasaan buruk yang menghambat prestasi akademik dan kualitas hidup, seperti menunda tugas (prokrastinasi), kurang tidur, atau kebiasaan makan yang tidak sehat.
  • Refleksi Diri: Luangkan waktu untuk merenung, menilai kebiasaan buruk yang dimiliki, dan mengapa kebiasaan tersebut sulit diubah. Bisa juga melalui jurnal harian untuk mencatat perkembangan diri.

2. Tentukan Tujuan yang Spesifik dan Realistis

  • Setel Tujuan SMART (Spesifik, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound): Contohnya, jika kebiasaan buruk Anda adalah menunda-nunda tugas kuliah, buatlah target spesifik, seperti "Saya akan menyelesaikan tugas 1 jam lebih awal setiap hari selama minggu ini."
  • Buat Pencapaian Kecil: Fokus pada perubahan kecil yang dapat dicapai dalam jangka waktu singkat, seperti tidur 7 jam semalam atau mengurangi konsumsi makanan manis setiap minggu.

3. Kelola Waktu dengan Baik

  • Buat Jadwal yang Teratur: Sebagai mahasiswa, manajemen waktu sangat penting. Buatlah jadwal harian atau mingguan untuk belajar, beristirahat, berolahraga, dan bersosialisasi. Hal ini akan membantu mengurangi prokrastinasi dan menjaga produktivitas.
  • Gunakan Teknik Pomodoro: Metode ini melibatkan kerja selama 25 menit diikuti dengan istirahat 5 menit. Ini bisa membantu menjaga fokus dan mengurangi kebiasaan menunda-nunda pekerjaan.

4. Jaga Kesehatan Fisik dan Mental

  • Tidur yang Cukup: Sebagai mahasiswa, tidur yang cukup sangat penting untuk meningkatkan konsentrasi dan mengurangi stres. Cobalah untuk tidur antara 7 hingga 8 jam setiap malam, meskipun dalam masa ujian atau tugas yang banyak.
  • Olahraga Teratur: Olahraga tidak hanya baik untuk fisik, tetapi juga membantu mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati. Cobalah untuk berolahraga setidaknya 3 kali seminggu.
  • Ciptakan Kebiasaan Makan Sehat: Kebiasaan makan yang tidak sehat dapat mempengaruhi energi dan fokus belajar. Pilih makanan bergizi, hindari makan berlebihan atau konsumsi junk food yang dapat membuat tubuh cepat lelah dan sulit berkonsentrasi.

5. Kurangi Pengaruh Negatif

  • Hindari Godaan Sosial Media: Mahasiswa seringkali terjebak dalam kecanduan media sosial yang mengalihkan perhatian dari belajar. Gunakan aplikasi pemblokir atau batasi waktu yang dihabiskan di media sosial.
  • Jauhi Lingkungan yang Tidak Mendukung: Jika Anda merasa tergoda untuk kembali ke kebiasaan buruk seperti merokok atau begadang, coba hindari lingkungan yang memicu kebiasaan tersebut. Misalnya, hindari pertemuan dengan teman yang juga memiliki kebiasaan merokok jika itu adalah kebiasaan buruk yang ingin Anda tinggalkan.

6. Bangun Dukungan Sosial

  • Berbicara dengan Teman atau Dosen Pembimbing: Jangan ragu untuk berbicara dengan teman atau dosen pembimbing jika merasa kesulitan. Mereka bisa memberikan perspektif lain dan membantu Anda tetap termotivasi.
  • Bergabung dengan Kelompok Studi atau Organisasi: Terlibat dalam kelompok studi atau organisasi mahasiswa yang mendukung tujuan akademik dan pribadi Anda bisa memberikan dorongan untuk tetap disiplin dan fokus.

7. Ganti Kebiasaan Buruk dengan Kebiasaan Positif

  • Mulai dengan Hal Kecil: Jika Anda ingin mengurangi kebiasaan menunda tugas, coba mulai dengan menyelesaikan satu tugas kecil setiap hari. Jika Anda terbiasa begadang, coba mulai tidur 15 menit lebih awal setiap malam.
  • Buat Ritual Pagi yang Sehat: Bangun pagi dengan rutinitas yang positif seperti olahraga ringan, sarapan sehat, dan merencanakan hari dengan baik. Ini akan memberikan energi positif dan membantu Anda tetap fokus.

8. Gunakan Teknik Relaksasi untuk Mengelola Stres

  • Meditasi atau Yoga: Teknik relaksasi seperti meditasi atau yoga bisa membantu mahasiswa untuk mengurangi kecemasan dan stres. Luangkan waktu untuk bermeditasi 5-10 menit sebelum belajar atau tidur untuk menenangkan pikiran.
  • Pernafasan Dalam: Ketika merasa cemas atau tertekan, lakukan teknik pernapasan dalam untuk membantu menenangkan pikiran dan tubuh. Ini dapat membantu Anda tetap tenang dan fokus pada pekerjaan.

9. Evaluasi dan Refleksi Berkala

  • Monitor Perkembangan Anda: Secara berkala, evaluasi sejauh mana Anda telah berhasil mengatasi kebiasaan buruk. Apakah ada kemajuan? Apa yang perlu diperbaiki? Refleksi seperti ini membantu untuk mengetahui apakah strategi yang diterapkan efektif.
  • Jangan Terlalu Keras pada Diri Sendiri: Proses mengubah kebiasaan buruk membutuhkan waktu dan usaha. Jangan terlalu keras pada diri sendiri jika Anda belum bisa mencapai tujuan Anda sepenuhnya. Penerimaan diri sangat penting dalam proses perubahan ini.

10. Bergabung dengan Kegiatan Positif

  • Ikuti Kegiatan yang Bermanfaat: Bergabung dalam kegiatan yang mendukung minat atau perkembangan diri, seperti seminar kesehatan, workshop, atau kegiatan sukarela, dapat membantu mengalihkan perhatian dari kebiasaan buruk dan meningkatkan kualitas hidup.

Sumber : http://akbidsehati-medan.ac.id/berita/detail/cara-mengatasi-kebiasaan-buruk-bagi-mahasiswa-stikes-sehati